Agen Judi Online Terpercaya -
Italia akan menjamu Jerman dalam partai uji coba di San Siro, Rabu (16/11). Di atas kertas, ini adalah laga persahabatan. Namun, di atas lapangan, tak ada tajuk persahabatan antara Italia dan Jerman.
"Melawan Jerman tak pernah ada yang namanya persahabatan. Tak ada duel lain yang lebih baik daripada ini. Setiap kali kami melawan Jerman, yang tersaji adalah pertarungan sengit dan spektakuler," kata staf kepelatihan Italia, Gabriele Oriali.
"Di atas kertas, ini memang persahabatan. Namun, kita semua tahu kalau ini bukan sekadar persahabatan."
Duel Italia vs Jerman selalu sengit dan spektakuler., baik di turnamen resmi maupun uji coba. Duel kali ini pun tidak bakal jauh berbeda. Pasalnya, kedua tim sama-sama sedang panas menyusul kemenangan meyakinkan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA.
Jerman baru saja membantai tuan rumah San Marino 8-0. Pasukan Joachim Loew menang telak lewat hattrick Serge Gnabry, brace Jonas Hector, serta satu gol Sami Khedira dan Kevin Volland, juga satu own goal pemain lawan. Kemenangan itu membuat Jerman mantap memimpin klasemen sementara Grup C dengan 12 poin dari empat pertandingan, unggul lima poin atas Irlandia Utara.
Sementara itu, Italia menang 4-0 di kandang Liechtenstein lewat dua gol Andrea Belotti serta masing-masing satu gol dari Ciro Immobile dan Antonio Candreva. Dengan kemenangan itu, pasukan Giampiero Ventura kini memiliki 10 poin, hanya kalah selisih gol dari Spanyol di posisi teratas.
Melawan Liechtenstein, Italia turun dengan formasi baru 4-2-4. Namun, melawan Jerman, Ventura kabarnya akan kembali ke skema tiga pemain bertahan. Ventura mencoba dua macam formasi dalam persiapan untuk menghadapi Jerman, yakni 3-5-2 dan 3-4-3. Skema 3-5-2 yang diprediksi akan dipakainya.
Karena main di San Siro, ada kabar bahwa kiper Gianluigi Donnarumma lah yang akan dipercaya jadi starter dan diberi kesempatan untuk unjuk kebolehan di 'rumahnya'. Dengan kata lain, kapten Gianluigi Buffon bakal jadi cadangan. Namun, itu semua tetap tergantung pada keputusan akhir Ventura.
Yang jelas, siapapun yang diturunkan, baik di kubu Italia maupun Jerman, dengan kualitas skuat yang sama hebat, duel ini bakal menjadi lebih dari sekadar persahabatan biasa.
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Italia (3-5-2): Donnarumma; Bonucci, Romagnoli, Darmian; Antonelli, Parolo, Verratti, Bonaventura, Candreva; Belotti, Immobile.
Jerman (4-2-3-1): Ter Stegen; Kimmich, Mustafi, Hummels, Howedes; Goretzka, Gundogan; Muller, Meyer, Gotze; Volland.
HEAD TO HEAD (6 PERTEMUAN TERAKHIR)
03-07-2016 Jerman *1-1 Italia (Euro)
30-03-2016 Jerman 4-1 Italia (Friendly)
16-11-2013 Italia 1-1 Jerman (Friendly)
29-06-2012 Jerman 1-2 Italia (Euro)
10-02-2011 Jerman 1-1 Italia (Friendly)
05-07-2006 Jerman 0-2* Italia (Piala Dunia).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR ITALIA
02-09-2016 Italia 1-3 Prancis (Friendly)
06-09-2016 Israel 1-3 Italia (Kualifikasi PD)
07-10-2016 Italia 1-1 Spanyol (Kualifikasi PD)
10-10-2016 Macedonia 2-3 Italia (Kualifikasi PD)
13-11-2016 Liechtenstein 0-4 Italia (Kualifikasi PD).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR JERMAN
01-09-2016 Jerman 2-0 Finlandia (Friendly)
05-09-2016 Norwegia 0-3 Jerman (Kualifikasi PD)
09-10-2016 Jerman 3-0 Republik Ceko (Kualifikasi PD)
12-10-2016 Jerman 2-0 Irlandia Utara (Kualifikasi PD)
12-11-2016 San Marino 0-8 Jerman (Kualifikasi PD).
PREDIKSI SKOR
Jerman yang disiplin di belakang dan tajam di depan mungkin sedikit lebih diunggulkan. Hanya saja, setiap kali melawan Italia, Jerman kerap tersandung.
Tak sedikit yang memperkirakan kalau duel di San Siro ini akan berkesudahan imbang. Itu karena kedua tim memang sama-sama punya potensi untuk menang.
Agen Judi Online Terpercaya -
Portugal sukses meraih angka penuh usai mengalahkan Latvia 4-1 dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa yang digelar di Estadio Do Algarve, Senin (14/11) dini hari WIB.
Cristiano Ronaldo menjadi bintang dengan menyumbang dua gol, salah satunya lewat titik putih. Dua gol Seleccao lainnya disumbang William Carvalho dan Bruno Alves. Latvia sempat menyamakan skor berkat gol Arturs Zjuzins.
Bertindak sebagai ruan rumah, Portugal ingin tancap gas sejak menit awal. Meski demikian, Latvia sanggup mengimbangi bahkan sempat beberapa kali merepotkan pertahanan tuan rumah.
Portugal mendapat hadiah penalti di menit 26 setelah Nani dilanggar Gints Freimanis di kotak terlarang. Ronaldo yang maju sebagai algojo tak kesulitan menaklukkan penjaga gawang Andris Vanins.
Kedua tim saling bertukar serangan di babak pertama, tapi tak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Kembali dari kamar ganti, Portugal tetap menguasai permainan dan konsisten mengancam gawang Latvia. Sayang beberapa peluang yang didapat belum membuahkan hasil.
Portugal kembali mendapat hadiah penalti di menit 58 tatkala Andre Gomes yang hendak melepaskan tembakan dilanggar oleh Glebs Kluskins. Sayang kali ini Ronaldo gagal menunaikan tugasnya dengan baik setelah tendangannya hanya membentur tiang gawang.
Alih-alih menggandakan keunggulan, Portugal justru harus kebobolan di menit 68. Zjuzins yang datang dari second line sukses menyambar bola liar dengan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Rui Patricio.
Portugal seakan tersengat dengan gol ini. Mereka sudah kembali unggul semenit berselang berkat sundulan William Carvalho meneruskan crossing terukur pemain yang baru masuk, Ricardo Quaresma.
Ronaldo sukses membayar tuntas kegagalan penaltinya dengan gol kedua di menit 85. Lagi-lagi berawal dari crossing Quaresma, Ronaldo melepas tembakan voli first time cantik yang menghujam jala Vanins.
Di masa injury, Ronaldo bisa saja mengakhiri laga ini dengan mencetak tiga gol alias hat-trick andai saja sundulannya tak digagalkan mistar gawang.
Bruno Alves akhirnya menggenapi kemenangan Portugal menjadi 4-1 berkat sundulannya meneruskan assist Raphael Guerreiro sesaat sebelum laga usai. Skor 4-1 pun menjadi hasil akhir laga ini.
Kemenangan ini membuat Portugal tetap bertengger di posisi kedua klasemen Grup B dengan poin sembilan. Sementara bagi Latvia, kekalahan ini membuat mereka tetap terpuruk di posisi lima dengan poin tiga.
Susunan Pemain
Portugal: Patricio; Cancelo, Fonte, Bruno Alves, Guerreiro; William Carvalho, Andre Gomes (Renato Sanches 87'), Joao Mario (Gelson 71'); Nani (Quaresma 65'), Ronaldo, Andre Silva.
Latvia: Vanins; Freimanis, Jagodinskis, Gorkss, Maksimenko; Gabovs, Tarasovs, Laizans, Kluskins (Visnakovs 79'); Rudnevs (Gutkovskis 87'), Ikaunieks (Zjuzins 59').
Agen Judi Online Terpercaya -
Permak Makedonia, Spanyol Kokoh di Puncak Klasemen Grup G
TImnas Spanyol sukses meraih meraih poin penuh pada pertandingan pekan ke empat Kualifikasi Piala Dunia 2018. Menjamu Makedonia, Skuat Matador sukses keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan tim tamu dengan skor 4-0.
Gol kemenangan Spanyol ini tercipta dari gol bunuh diri Darko Velkovski di babak pertama dan sundulan Vitolo di babak kedua. Nacho Monreal dan Aduriz mengunci kemenangan La Furia Roja di enam menit jelang berakhirnya pertandingan dengan sumbangan masing-masing satu gol.
Babak pertama pertandingan ini dimulai dengan tempo yang sedang. Pada menit ke 4 Makedonia sudah menebar ancaman ke gawang Spanyol melalui sundulan Darko Velovski namun David De Gea dengan sigap menepis peluang tersebut.
Pasca peluang tersebut Spanyol berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan dilancarkan ke lini pertahanan Makedonia, namun rapatnya barisan pertahanan tim lawan dan penampilan Spektakuler Stole Dimitrievski membuat gawang Makedonia belum kunjung kebobolan.
Bertahan dengan rapat, petaka datang bagi Makedonia di menit 24. Berawal dari David Silva yang bermaksud mengirim umpan silang ke Alvaro Morata, namun bola malah jatuh di kepala Darko Velkovski yang mencoba menghalau bola. Namun sayang bukannya menghalau, bola malah masuk ke gawang Dimitrievski sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0.
Unggul satu gol membuat Spanyol semakin termotivasi saat menggempur pertahanan Makedonia namun hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Spanyol.
Memasuki babak kedua, Spanyol langsung tancap gas semenjak wasit meniup peluit tanda di mulainya pertandingan. Belum genap satu menit, Alvaro Morata nyaris menggandakan keunggulan usai menerima umpan tarik dari sisi kiri, namun sayang sepakannya terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Makedonia.
Pada menit 63 Skuat La Furia Roja akhirnya mampu membongkar pertahanan Makedonia. Kali ini Umpan Lambung David Silva mengenai pertahanan lawan, bola malah jatuh tepat di dekat Vitolo dan langsung disundul oleh Winger Sevilla tersebut.
Pada babak kedua ini pelatih Julen Lopetegui melakukan sejumlah pergantian, di mana ia memasukkan Arirtz Aduritz, Isco dan Jose Callejon menggantikan Alvaro Morata, Koke dan Vitolo.
Enam menit jelang bubaran, Spanyol kembali memperlebar keunggulan mereka atas Makedonia. Kali ini umpan lambung Carvajal sukses disepak oleh Nacho Monreal ke gawang Makedonia. Satu menit berselang Aduriz menyempurnakan kemenangan Spanyol setelah umpan tarik David Silva mengenai lini pertahanan Makedonia. Bola yang jatuh di kaki Aduriz langsung disambar oleh penyerang gaek Athletic Bilbao tersebut. Skor 4-0 ini bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Berkat kemenangan ini Spanyol tetap kokoh di puncak klasemen Grup G dengan perolehan 10 Poin sedangkan Liechtenstein terpuruk di dasar klasemen dengan perolehan nol poin.
Susunan Pemain Kedua Tim
Spanyol (4-3-3): De Gea; Monreal, Nacho, Bartra, Carvajal; Alcantara, Busquets, Koke (Isco 72'); Silva, Morata (Aduriz 60'), Vitolo (Callejon 87')
Makedonia (3-5-2): Dimitrievski; Ristevski, Mojsov, Velkovski; Alioski, Spirovski (Zuta 60'), Bardhi, Hasani (Gjorgjev 87'), Ristovski; Nestorovski (Ibraimi 82'), Pandev.
Agen Judi Online Terpercaya -
Hattrick di Debut Gnabry Bawa Jerman Bantai San Marino
Pertandingan matchday empat Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2018 mempertemukan San Marino melawan Jerman. Pertandingan ini digelar di Stadio Olimpico Serravalle pada hari Sabtu (12/11).
Seperti diperkirakan, Jerman membantai tuan rumah dalam laga ini. Jerman menang 80 lewat hattrick Serge Gnabry, brace Jonas Hector, satu gol dari Sami Khedira dan Kevin Volland, serta gol bunuh diri Mattia Stefanelli.
Tak butuh waktu lama, Jerman langsung bisa unggul atas tuan rumah pada menit ketujuh. Kapten tim Sami Khedira. Ilkay Gundogan mencungkil bola melewati barisan pemain San marino. Khedira bergerak ke arah bola, melewati beberapa pemain termasuk kiper lawan dan dengan mudah memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong.
Dua menit berselang, Serge Gnabry mampu mencetak gol pada debutnya bagi timnas Jerman. Bola tembakan Mario Gomez dihalau kiper dan jatuh tepat di kaki sang youngster. Tanpa kesulitan, Gnabry membawa Jerman unggul dua gol sebelum laga genap berjalan sepuluh menit.
Laga berjalan sekitar setengah jam, giliran Jonas Hector yang mencetak gol bagi Der Panser. Umpan silang Mario Gotze ditepis oleh Simoncini. Hector mengejar bola lepas ke depan gawang dan kemudian melepas tembakan keras yang mengubah kedudukan menjadi 0-3. Skor ini bertahan sampai jeda.
Pada babak kedua, Jerman masih menunjukkan dominasinya. Terus menyerang, akhirnya gol kembali tercipta pada menit ke-58. Jebakan offside yang dipasang lini belakang San Marino berhasil ditaklukkan oleh kerjasama Kimmich dan Gnabry. Umpan lambung Kimmich dikejar Gnabry yang sukses mencetak gol dengan tenang.
Tak mau kalah, Jonas Hector yang posisinya adalah defender juga mencetak gol keduanya dalam laga ini. Mario Gotze mengelabui lawan dan mengirim bola ke tengah kotak penalti. Hector dengan tenang melepas tembakan yang melewati dua kaki kiper dan berbuah gol kelima Jerman.
Serge Gnabry melengkapi hattrick-nya pada menit ke-76. Mendapat umpan silang dari Thomas Muller, pemain Werder Bremen itu melepas tembakan first time yang bersarang di pojok bawah gawang San Marino.
Derita tuan rumah bertambah pada menit ke-82 saat Mattia Stefanelli mencetak gol bunuh diri. Crossing Jerman dimuntahkan kiper tetapi bola rebound keras membentur kaki Stefanelli dan berbalik masuk ke gawangnya sendiri.
Pembantaian ini diakhiri lewat gol Kevin Volland pada menit ke-85. Mendapat umpan dari Muller yang menyisir di sektor kanan, Volland berbalik dan melepas tembakan yang kembali menjebol gawang tuan rumah.
Sampai laga usai, skor 0-8 tetap bertahan. Dengan hasil ini, Jerman masih memuncaki Grup C dengan nilai sempurna 12 dari empat laga. Sementara itu San Marino menjadi juru kunci tanpa poin meski sudah bermain empat kali.
Susunan pemain San Marino: A. Simoncini, M. Berardi , F. Vitaioli , D. Simoncini , Brolli , Palazzi, Domeniconi , Tosi, F. Berardi , M. Vitaioli, Stefanelli
Susunan pemain Jerman: Ter Stegen, Hummels , Henrichs, Kimmich , Khedira , Gündogan , J. Hector, T. Müller , Gnabry, M. Götze, Gomez.
Agen Judi Online Tepercaya -
Juara Euro 2016 Portugal bertekad melanjutkan tren positif mereka di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018. Oleh karenanya Kubu Seleccao akan mengincar poin penuh saat menjamu Latvia pada hari Senin (14/11) dini hari nanti.
Perjalanan Portugal di kualifikasi Piala Dunia 2018 bisa dikatakan berjalan dengan mulus. Mereka sukses meraih poin penuh di dua pertandingan terakhir di mana mereka juga berpesta gol di dua pertandingan Kepulauan Faroe dan Andorra dengan skor identik 6-0. Oleh karenanya anak asuh Fernando Santos itu berharap bisa meneruskan rangkaian pesta gol mereka saat jumpa dengan Latvia.
Jika Portugal mencatatkan start mulus di kualifikasi Piala Dunia 2018 ini, cerita sebaliknya terjadi di kubu Latvia. Mereka hanya memenangkan 1 dari 3 pertandingan terakhir, di mana mereka kalah dalam dua pertandingan terakhir melawan Kepulauan Faroe dan Hungaria. Alhasil saat ini mereka menempati peringkat lima klasemen Grup B.
Kedua negara ini sejatinya sudah lama tidak saling beradu taktik. Terakhir kali kedua negara itu bertemu sekitar 11 tahun silam pada ajang Kualfiikasi Piala Dunia 2006, di mana Portugal memenangkan baik laga kandang maupun laga tandang dengan skor 3-0 dan 2-0. Oleh karenanya Portugal cukup percaya diri dalam menghadapi laga ini.
Pada laga ini ada beberapa pilar utama Portugal yang tidak bisa dimainkan oleh Fernando Santos. Nama-nama seperti Pepe, Cedric Soares, dan Joao Moutinho tidak bisa bermain pada laga ini karena menderita cedera.
Pelatih Fernando Santos sendiri kemungkinan masih akan memainkan skema 4-4-2, di mana duet Andre Silva dan Cristiano Ronaldo akan mengisi posisi juru gedor Seleccao. Di sektor sayap Ricardo Quaresma dan Joao Mario akan membantu sektor serangan Portugal, sedangkan posisi Pepe di lini pertahanan akan digantikan oleh bek veteran Bruno Alves yang akan bekerja sama dengan Jose Fonte.
Sedangkan di kubu Latvia, pelatih Marians Pahars diprediksi tidak akan melakukan perubahan berarti dalam susunan timnya. Ia siap memainkan skuat terbaiknya untuk mencuri poin di markas Portugal.
Sama seperti Fernando Santos, Pahars kemungkinan masih akan memainkan skema 4-4-2 dengan Valerijs Sabala dan Vladislavs Gutkovskis sebagai tumpuan di lini serang mereka. Olegs Laizans dan Glebs Kljuskins akan bertugas aliran bola Latvia, sedangkan duet Kaspars Gorkss dan Vitalijs Jagordinskis akan berjaga di jantung pertahanan Latvia.
Perkiraan Susunan Pemain
Portugal (4-4-2): Patricio; Antunes, Fonte, Alves, Cancelo; Mario, Gomes, Carvalho, Quaresma; Ronaldo, Silva
Latvia (4-4-2): Vanins; Maksimenko, Gorkss, Jagodinskis, Gabovs; Lukjanovs, Laizans, Kljuskins, Visnakovs; Sabala, Gutkovskis
Statistik Kedua Tim
Head to Head
13/10/05 Portugal 3 - 0 Latvia (Kualifikasi PD)
05/09/04 Latvia 0 - 2 Portugal (Kualifikasi PD)
04/06/95 Portugal 3 - 2 Latvia (Kualifikasi Euro)
10/10/94 Latvia 1 - 3 Portugal (Kualifikasi Euro)
Lima Pertandingan Terakhir Portugal (M-M-K-M-M)
11/07/16 Portugal E 1 - 0 Prancis (Euro 2016)
02/09/16 Portugal 5 - 0 Gibraltar (Uji Coba)
07/09/16 Swiss 2 - 0 Portugal (Kualifikasi PD)
08/10/16 Portugal 6 - 0 Andorra (Kualifikasi PD)
11/10/16 Kepulauan Faroe 0 - 6 Portugal (Kualifikasi PD)
Lima Pertandingan Terakhir Latvia (S-M-M-K-K)
04/06/16 Estonia 0 - 0 Latvia (Baltic Cup)
03/09/16 Latvia 3 - 1 Luksemburg (Uji Coba)
07/09/16 Andorra 0 - 1 Latvia (Kualifikasi PD)
08/10/16 Latvia 0 - 2 Kepulauan Faroe (Kualifikasi PD)
11/10/16 Latvia 0 - 2 Hongaria (Kualifikasi PD)
Prediksi Skor
Pertandingan yang digelar di Estadio Do Algarve ini diprediksi berjalan sengit semenjak awal. Baik Portugal maupun Latvia akan saling bekerja keras demi mengamankan tiga poin di pertandingan pekan ke empat kualfikasi Piala Dunia 2018.
Pada laga ini, seharusnya tidak ada alasan bagi Portugal untuk tidak meraup poin penuh. Sepanjang sejarah mereka selalu menang saat berhadapan dengan Lativia, di tambah dengan status tuan rumah dan momentum positif yang mereka raih belakangan ini membuat mereka sangat percaya diri jelang laga ini.
Bolanet Memprediksi laga ini akan tetap menjadi milik Portugal dengan skor 3-0. Bagaimana prediksi anda Bolaneters? Sampaikan Prediksi Anda pada kolom komentar.