Showing posts with label Piala Dunia 2014 di Brazil. Show all posts
Showing posts with label Piala Dunia 2014 di Brazil. Show all posts

Friday, June 20, 2014

Saatnya Boateng Brother Berlaga Dilapangan Hijau

GardenBet
Bursa Piala Dunia 2014  - Walaupun lain ibu dan beda negara, Kevin-Prince Boateng dan Jerome Boateng terbilang kakak-adik yang akur. Dan mereka akan kembali berduel dalam satu lapangan. Pertemuan sekaligus pertarungan itu akan tersaji di Estadio Castelao, Fortaleza, pada 21 Juni, jam 4 sore waktu setempat, dalam laga Jerman versus Ghana di Grup G.

Kevin-Prince sang kakak berseragam Ghana, Jerome membela Jerman. Seperti diketahui, mereka adalah saudara tiri dengan bapak yang sama, sama-sama lahir dan besar di Berlin, Jerman. Mereka juga punya ikatan dengan Hertha Berlin. Kevin lebih dulu masuk klub tersebut, sebelum diikuti sang adik. Kevin yang lebih tua dua tahun dari Jerome, meninggalkan Jerman di tahun 2007 kala bergabung dengan klub Inggris, Tottenham Hotspur. Ia sempat dipinjamkan ke Borussia Dortmund sebelum kembali ke Inggris dan direkrut Portsmouth pada musim panas 2009.

Dalam sebuah pertandingan Portsmouth melawan Chelsea di bulan Mei 2010 (final Piala FA), Kevin melakukan tekel keras kepada Michael Ballack, yang kemudian cedera dan eks kapten Jerman itu absen di Piala Dunia 2010. Sial buat Kevin, konon insiden tersebut menyebabkan dirinya tak mendapat kesempatan memperkuat timnas Jerman, padahal ia pernah membela timnas negara tersebut di level junior, dari 2001 sampai 2009.

"Waktu itu kami sempat berdebat," ungkap Kevin Prince, yang merasa sebal dengan media Jerman karena tidak mengekspos insiden sebelum ia menekel Ballack. Menurut Kevin, Ballack lebih dulu menamparnya. Kevin juga menyebut pemain-pemain Jerman hipokrit karena terlalu membela Ballack, Pelatih Joachim Loew pun tak luput dari kritikan Kevin, karena Ballack juga pernah menampar Lukas Podolski dalam sebuah sesi latihan. Kevin memang memiliki karakter yang cukup berbeda dengan Jerome.

Kevin akhirnya dipinang timnas Ghana menjelang Piala Dunia 2010, dan ia pun tampil di turnamen akbar tersebut. Ia dan Jerome berduel dengan timnasnya masing-masing, karena Ghana dan Jerman berada di grup yang sama. Pada pertandingan 23 Juni 2010 di Johannesburg, Afrika Selatan, Jerman mengalahkan Ghana dengan skor 1-0, di mana Kevin dan Jerome bermain sebagai starter. Pertarungan kakak-adik itu sesungguhnya bukan hal yang langka, terutama karena Kevin kembali bermain di Jerman mulai musim ini (2013/2014), bersama Schalke dan Jerome adalah pilar Bayern Munich. Setelah Inggris, Kevin merantau tiga tahun di Italia dan memperkuat AC Milan.

Kevin dan Jerome hanya akan bertarung sebagai sesama pemain bola, yang kebetulan membela negara yang berlainan. Selebihnya, mereka tetaplah adik-kakak yang akur. Beberapa kali mereka bahkan terlihat liburan bersama, salah satunya di sebuah pantai di Miami. "Belakangan ini kami tidak saling kontak, telepon atau SMS. Kami cuma sedang berkonsentrasi masing-masing," kata Jerome tentang calon pertemuannya dengan sang kakak besok malam tutupnya.

Friday, June 13, 2014

Sneijder Yakin Kalahkan Spanyol Malam nanti


Piala Dunia 2014 Brazil - Gelandang tim nasional Belanda, Wesley Sneijder berpendapat, Spanyol merupakan tim favorit menjuarai Piala Dunia 2014. Namun, Sneijder mengaku yakin, timnya memiliki kemampuan untuk menaklukkan La Furia Roja saat kedua tim bertemu pada pertandingan pembuka Grup B di Arena Fonte Nova, Salvador, Jumat (13/6/2014) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.

Oranje mengusung misi balas dendam atas kekalahan yang dialami mereka dari Matador Spanyol dengan skor 0-1 pada final Piala Dunia 2010. Itu menjadi kegagalan ketiga bagi Belanda di final Piala Dunia setelah 1974 dan 1978. Sementara itu, tim Matador ingin menjadikan laga ini sebagai langkah awal untuk memenuhi ambisi menjuarai Piala Dunia dua kali berturut-turut.

"Itulah sepak bola. Kami memulai Piala Dunia dengan melawan tim yang mengalahkan kami empat tahun lalu. Namun, kami tidak berpikir soal itu," kata Sneijder kepada GardenBet.

"Kedua tim saling mengenal satu sama lain. Kamu harus mengambil keuntungan melawan tim yang sangat kuat. Menurutku, ada beberapa tim yang bisa juara termasuk Belanda dan Spanyol. Mereka tidak banyak berubah selama empat tahun dan mereka favorit bagiku," tutupnya kepada Gardenbet.net.

Kroasia Akan Pulang jika Diving Yang Merugikannya Terus Terjadi

Bursa Taruhan Piala Dunia 2014 - Pelatih Kroasia, Niko Kovac, meradang usai menelan kekalahan 1-3 dari Brasil pada laga pembuka grup A di Arena de Sao Paulo, Jumat (13/6/2014). Menurut Kovac lebih baik timnya pulang sedini mungkin karena Kroasia tidak dihormati.

Kemarahan Kovac disulut penalti kontroversial yang dialami timnya pada menit ke-69. Ketika itu wasit menilai Dejan Lovren melanggar Fred di dalam kotak penalti. Berdasarkan tayangan ulang, Fred melakukan diving ketika menerima umpan tarik datar Oscar dari area kiri pertahanan Kroasia. Dejan Lovren hanya menyentuh pelan bahu kiri Fred yang membelakangi gawang.

“Jika itu dianggap penalti, maka kami harus berhenti main sepak bola sekarang juga. Lebih baik bermain bola basket. Memalukan. Kita membicarakan respek, namun sama sekali tidak ada rasa hormat kepada Kroasia,” ungkap Kovac.

Menurut Kovac, jika insiden seperti itu menjadi cara mengawali Piala Dunia, maka Kovac memilih menyerah dan pulang ke Kroasia saat ini juga. “Para pemain menunjukkan penampilan luar biasa dan suatu kehormatan bisa melatih mereka,” kata Kovac.

Monday, June 2, 2014

Neymar Mengeluarkan air mata Seusai Dibisiki Anak Penyandang Cacat

Agen Piala Dunia Brazil 2014 - Bintang timnas Brasil, Neymar, menangis usai mendapat pesan dari bocah penyandang cacat di sela-sela menjalani latihan di Teresopolis, Rio de Janeiro. Sejumlah pemain Brasil juga terlihat kagum dengan kemampuan sang bocah dalam mengolah bola.

Insiden menyentuh itu terjadi akhir pekan lalu, ketika timnas Brasil menjalani latihan di Teresopolis. Seorang bocah penyandang cacat mendapat kesempatan menyaksikan langsung latihan tim besutan Luiz Felipe Scolari tersebut. Mengenakan kostum sepakbola berwarna biru-biru, sang bocah meninggalkan kursi rodanya dan turun ke lapangan setelah bertemu dengan bek David Luiz. Meski tidak bisa berdiri, bocah tersebut tetap mampu melakukan juggling bola dengan sempurna.

Daily Mail melansir, usai memamerkan kebolehannya mengolah bola kepada Luiz, sang bocah kemudian memberi pesan kepada Neymar dengan cara membisikinya. Tidak jelas apa yang disampaikan sang bocah kepada Neymar. Namun, penyerang Barcelona itu langsung menangis usai mendengarnya.

Dengan menutup wajahnya dengan kostum latihan, Neymar berusaha menahan tangisan usai berbicara dengan bocah penyandang cacat tersebut. Sejumlah pemain Selecao, seperti Thiago Silva dan Oscar, sampai harus berusaha menenangkan Neymar. Neymar memang akan menjadi andalan timnas Brasil untuk menjuarai Piala Dunia 2014. Kapten Brasil, Thiago Silva, yakin Neymar akan menjadi kunci sukses Brasil.

"Kekuatan Brasil selama ini adalah kualitas kolektif di grup, tapi jelas Neymar adalah salah pemain kunci kami. Dia akan memberi kami keseimbangan. Dia akan menjadi bintang di Piala Dunia 2014," tutup Silva kepada Agen Piala Dunia.
Alexa排名查询 收录查询