Agen Piala Dunia Brazil 2014 - Bintang timnas Brasil, Neymar, menangis usai mendapat pesan dari bocah penyandang cacat di sela-sela menjalani latihan di Teresopolis, Rio de Janeiro. Sejumlah pemain Brasil juga terlihat kagum dengan kemampuan sang bocah dalam mengolah bola.
Insiden menyentuh itu terjadi akhir pekan lalu, ketika timnas Brasil menjalani latihan di Teresopolis. Seorang bocah penyandang cacat mendapat kesempatan menyaksikan langsung latihan tim besutan Luiz Felipe Scolari tersebut. Mengenakan kostum sepakbola berwarna biru-biru, sang bocah meninggalkan kursi rodanya dan turun ke lapangan setelah bertemu dengan bek David Luiz. Meski tidak bisa berdiri, bocah tersebut tetap mampu melakukan juggling bola dengan sempurna.
Daily Mail melansir, usai memamerkan kebolehannya mengolah bola kepada Luiz, sang bocah kemudian memberi pesan kepada Neymar dengan cara membisikinya. Tidak jelas apa yang disampaikan sang bocah kepada Neymar. Namun, penyerang Barcelona itu langsung menangis usai mendengarnya.
Dengan menutup wajahnya dengan kostum latihan, Neymar berusaha menahan tangisan usai berbicara dengan bocah penyandang cacat tersebut. Sejumlah pemain Selecao, seperti Thiago Silva dan Oscar, sampai harus berusaha menenangkan Neymar. Neymar memang akan menjadi andalan timnas Brasil untuk menjuarai Piala Dunia 2014. Kapten Brasil, Thiago Silva, yakin Neymar akan menjadi kunci sukses Brasil.
"Kekuatan Brasil selama ini adalah kualitas kolektif di grup, tapi jelas Neymar adalah salah pemain kunci kami. Dia akan memberi kami keseimbangan. Dia akan menjadi bintang di Piala Dunia 2014," tutup Silva kepada Agen Piala Dunia.
Showing posts with label menangis. Show all posts
Showing posts with label menangis. Show all posts
Monday, June 2, 2014
Monday, May 5, 2014
Trofi EPL gagal didapat, Suarez pun menangis
Agen terbaik - Anak asuh Brendan Rodgers itu sejatinya telah unggul 0-3 hingga menit ke-55, lewat gol Joe Allen, Daniel Sturridge, dan sang bomber andalan, Luis Suarez. Tertinggal tiga gol justru membuat pasukan Tony Pullis berang dan melakukan balas dendam, hingga akhirnya Dwight Gayle yang sukses mempuskan mimpi Liverpool untuk meraih poin sempurna.
Hasil imbang ini memang membuat Liverpool kembali ke posisi puncak papan klasemen sementara. Namun, posisi Steven Gerrard cs belum aman mengingat rival utama mereka, Manchester City baru akan melakoni laga ke-37 dengan menghadapi Aston Villa, Kamis dini hari nanti.
Air mata itu tumpah dari pria Uruguay bernama Luis Suarez ketika laga di Selhurst Park semalam tuntas. Dia tahu bahwa usaha kerasnya sepanjang musim ini bakal sia-sia karena gagalnya membawakan trofi EPL untuk suporter Liverpool.
Punya misi harus menang dan kalau bisa dengan skor besar melawan Crystal Palace demi menjaga peluang juara, Liverpool sebenarnya punya peluang ketika sampai menit 78 mereka memimpin 3-0 berkat gol-gol Joe Allen, Suarez, dan Daniel Sturridge.
Tapi kemudian Mark Delaney mengawali mimpi buruk Liverpool di menit 78 untuk mengubah skor jadi 1-3, lalu kemudia Dwight Gayle membuat para pemain serta fans Liverpool terpaku ketika dua golnya di menit 81 dan 88 menghabisi mimpi The Reds untuk jadi juara.
Hasil imbang ini memang membuat Liverpool kembali ke posisi puncak papan klasemen sementara. Namun, posisi Steven Gerrard cs belum aman mengingat rival utama mereka, Manchester City baru akan melakoni laga ke-37 dengan menghadapi Aston Villa, Kamis dini hari nanti.
Air mata itu tumpah dari pria Uruguay bernama Luis Suarez ketika laga di Selhurst Park semalam tuntas. Dia tahu bahwa usaha kerasnya sepanjang musim ini bakal sia-sia karena gagalnya membawakan trofi EPL untuk suporter Liverpool.
Punya misi harus menang dan kalau bisa dengan skor besar melawan Crystal Palace demi menjaga peluang juara, Liverpool sebenarnya punya peluang ketika sampai menit 78 mereka memimpin 3-0 berkat gol-gol Joe Allen, Suarez, dan Daniel Sturridge.
Tapi kemudian Mark Delaney mengawali mimpi buruk Liverpool di menit 78 untuk mengubah skor jadi 1-3, lalu kemudia Dwight Gayle membuat para pemain serta fans Liverpool terpaku ketika dua golnya di menit 81 dan 88 menghabisi mimpi The Reds untuk jadi juara.
Label:
gagal,
menangis,
primier league,
suarez,
trofi
Subscribe to:
Posts (Atom)


